Ilmugratis99

Blog ini ditujukan untuk semua pengguna internet yang mau belajar ilmu networking dan ilmu2 yang lainnya dan yang bermanfaat

powerd by Unagiimo Project

Persiapan Indonesia Dalam Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)

Kategori │tips

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) / AEC (Asean Economic Community) 2015 adalah proyek yang telah lama disiapkan seluruh anggota ASEAN yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN dan membentuk kawasan ekonomi antar negara ASEAN yang kuat. Dengan diberlakukannya MEA pada akhir 2015, negara anggota ASEAN akan mengalami aliran bebas barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja terdidik dari dan ke masing-masing negara. Dalam hal ini, yang perlu dilakukan oleh Indonesia adalah bagaimana Indonesia sebagai bagian dari komunitas ASEAN berusaha untuk mempersiapkan kualitas diri dan memanfaatkan peluang MEA 2015, serta harus meningkatkan kapabilitas untuk dapat bersaing dengan Negara anggota ASEAN lainnya sehingga ketakutan akan kalah saing di negeri sendiri akibat terimplementasinya MEA 2015 tidak terjadi.



Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Komitmen Cetak Biru MEA dalam upaya persiapan menghadapi pasar bebas ASEAN. Dalam cetak biru MEA, terdapat 12 sektor prioritas yang akan diintegrasikan oleh pemerintah. Sektor tersebut terdiri dari tujuh sektor barang yaitu industri agro, otomotif, elektronik, perikanan, industri berbasis karet, industri berbasis kayu, dan tekstil. Kemudian sisanya berasal dari lima sektor jasa yaitu transportasi udara, kesehatan, pariwisata, logistik, dan teknologi informasi. Sektor-sektor tersebut pada era MEA akan terimplementasi dalam bentuk pembebasan arus barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja.

Sejauh ini, langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Indonesia berdasarkan rencana strategis pemerintah untuk menghadapi MEA / AEC, antara lain :

1.    Penguatan Daya Saing Ekonomi

Pada 27 Mei 2011, Pemerintah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). MP3EI merupakan perwujudan transformasi ekonomi nasional dengan orientasi yang berbasis pada pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. Sejak MP3EI diluncurkan sampai akhir Desember 2011 telah dilaksanakan Groundbreaking sebanyak 94 proyek investasi sektor riil dan pembangunan infrastruktur.

2.    Program ACI (Aku Cinta Indonesia)

ACI (Aku Cinta Indonesia) merupakan salah satu gerakan ‘Nation Branding’ bagian dari pengembangan ekonomi kreatif yang termasuk dalam Inpres No.6 Tahun 2009 yang berisikan Program Ekonomi Kreatif bagi 27 Kementrian Negara dan Pemda. Gerakan ini sendiri masih berjalan sampai sekarang dalam bentuk kampanye nasional yang terus berjalan dalam berbagai produk dalam negeri seperti busana, aksesoris, entertainment, pariwisata dan lain sebagainya. (dalam Kemendag RI : 2009:17).

3.    Penguatan Sektor UMKM

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan UMKM di Indonesia, pihak Kadin mengadakan mengadakan beberapa program, antara lainnya adalah ‘Pameran Koperasi dan UKM Festival’ pada 5 Juni 2013 lalu yang diikuti oleh 463 KUKM. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk UKM yang ada di Indonesia dan juga sebagai stimulan bagi masyarakat untuk lebih kreatif lagi dalam mengembangkan usaha kecil serta menengah.

Selain itu, persiapan Indonesia dari sektor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) untuk menghadapi MEA 2015 adalah pembentukan Komite Nasional Persiapan MEA 2015, yang berfungsi merumuskan langkah antisipasi serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan KUKM mengenai pemberlakuan MEA pada akhir 2015.

Adapun langkah-langkah antisipasi yang telah disusun Kementerian Koperasi dan UKM untuk membantu pelaku KUKM menyongsong era pasar bebas ASEAN itu, antara lain peningkatan wawasan pelaku KUKM terhadap MEA, peningkatan efisiensi produksi dan manajemen usaha, peningkatan daya serap pasar produk KUKM lokal, penciptaan iklim usaha yang kondusif.

Namun, salah satu faktor hambatan utama bagi sektor Koperasi dan UKM untuk bersaing dalam era pasar bebas adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku KUKM yang secara umum masih rendah. Oleh karena itu, pihak Kementrian Koperasi dan UKM melakukan pembinaan dan pemberdayaan KUKM yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan standar produk, agar mampu meningkatkan kinerja KUKM untuk menghasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi.

Pihak Kementerian Perindustrian juga tengah melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan terhadap sektor industri kecil menengah (IKM) yang merupakan bagian dari sektor UMKM. Penguatan IKM berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui perluasan kesempatan kerja dan menghasilkan barang atau jasa untuk dieskpor. Selain itu, koordinasi dan konsolidasi antar lembaga dan kementerian pun terus ditingkatkan sehingga faktor penghambat dapat dieliminir.

4.    Perbaikan Infrastruktur

Dalam rangka mendukung peningkatan daya saing sektor riil, selama tahun 2010 telah berhasil dicapai peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur seperti prasarana jalan, perkeretaapian, transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara, komunikasi dan informatika, serta ketenagalistrikan :

  1. Perbaikan Akses Jalan dan Transportasi
  2. Perbaikan dan Pengembangan Jalur TIK
  3. Perbaikan dan Pengembangan Bidang Energi Listrik.

5.    Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui jalur pendidikan. Selain itu, dalam rangka memberikan layanan pendidikan yang bermutu, pemerintah telah membangun sarana dan prasarana pendidikan secara memadai, termasuk rehabilitasi ruang kelas rusak berat. Data Kemdikbud tahun 2011 menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 173.344 ruang kelas jenjang SD dan SMP dalam kondisi rusak berat. (dalam Bappenas RI Buku I, 2011:36).

6.    Reformasi Kelembagaan dan Pemerintahan

Dalam rangka mendorong Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, telah ditetapkan strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi jangka panjang 2012-2025 dan menengah 2012-2014 sebagai acuan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk pelaksanaan aksi setiap tahunnya. Upaya penindakan terhadap Tindak Pidana Korupsi (TPK) ditingkatkan melalui koordinasi dan supervisi yang dilakukan oleh KPK kepada Kejaksaan dan Kepolisian.

 

Sementara itu, sebagian pendapat menyatakan bahwa Indonesia Belum Siap akan MEA 2015. Salah satunya,Direktur Eksekutif Core Indonesia (Hendri Saparini) menilai persiapan yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 masih belum optimal. Pemerintah baru melakukan sosialisasi tentang “Apa Itu MEA” belum pada sosialisasi apa yang harus dilakukan untuk memenangi MEA. Sosialisasi “Apa itu MEA" yang telah dilakukan pemerintah pun ternyata masih belum 100% karena sosialisasi baru dilaksanakan di 205 kabupaten dari jumlah 410 kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hendri menjelaskan besarnya komitmen pemerintah terhadap kesepakatan MEA ternyata bertolak belakang dengan kesiapan dunia usaha. Menurutnya dari hasil in-depth interview Core dengan para pengusaha ternyata para pelaku usaha bahkan banyak yang belum mengerti adanya kesepakatan MEA. Dia mengatakan salah satu strategi yang dipersiapkan pemerintah menjelang MEA adalah Indonesia harus menyusun strategi industri, perdagangan dan investasi secara terintegrasi karena dengan adanya implementasi MEA beban defisit neraca perdagangan akan semakin besar maka dari itu membuat strategi industri harus menjadi prioritas pemerintah.

Strategi dan persiapan yang selama ini telah dilakukan oleh para stake holder yang ada di Indonesia dalam rangka menghadapi sistem liberalisasi yang diterapkan oleh ASEAN, terutama dalam kerangka integrasi ekonomi memang dirasakan masih kurang optimal. Namun hal tersebut memang dilandaskan isu-isu dalam negeri yang membutuhkan penanganan yang lebih intensif. Diperlukan kedisiplinan dari pihak pemerintah, terutama yang berkaitan dengan wacana persiapan menghadapi realisasi AEC ditahun 2015, yaitu dengan peningkatan pengawasan terhadap perkembangan implementasi sistem yang terdapat dalam Blue Print AEC.


Sumber : http://id.stie-stmy.ac.id/berita-165-persiapan-indonesia-dalam-menghadapi-mea-masyarakat-ekonomi-asean.html



  • Artikel (tips)dari kategori yang sama

    Komentari Artikel ini
    lebih baik kita dukung saja rencanaa2 pemerntah ini agar kelak indonesia lebih baik
    Posted by chairul rahman at 2016/01/06 21:40
    peningkatan SDM gan karena nanti warga indonesia harus bersaing sama orang luar juga
    Posted by Fabio Handi at 2016/01/06 22:02
    Semoga saja indonesia benar2 sudah siap menyambut MEA
    Posted by Nell at 2016/01/06 23:20
    Sip, Indonesia harus siap dalam keadaan apapun
    Posted by Bayuaji Hadiyanto at 2016/01/06 23:40
    nah yang no 5 tuh yang penting gan seharusnya
    Posted by Laturangga at 2016/01/06 23:54
    Mantap infonya gan
    Posted by Dede Kurniawan at 2016/01/08 09:57
    Mantap ilmunya bro!
    Posted by Opik at 2016/01/08 10:02
    Semakin ketat, dan menumbuhkan nilai semangat bagi para pelakuku ekonomi nih untuk bersaing..
    Posted by Abdul Rouf at 2016/01/08 10:33
    Nyimak Buat tambah pengetahuan... Thank gan.
    Posted by Eko_P90 at 2016/01/08 10:37
    Bagus sekali gan , menambah wawasan ssaya
    Posted by tri bakti at 2016/01/08 10:49
    artikel yang menarik dan bermanfaat
    makasih infonya


    komen balik ya di artikel terbaru blog catatan edutainment syafriansahviola ya
    Posted by syafriansah viola at 2016/01/08 11:57
    Nice post gan
    Posted by Mukhsin at 2016/01/08 12:00
    MEA tidak boleh kita sepelekan, karna jika kita tidak berkebang kita hanya menjadi penonton di negara sendiri, btw nice post gan informasi yang bermanfaat
    Posted by Fuad Hasan at 2016/01/08 12:04
    mudah-mudahan kita selalu siap gan
    mantap nih postingan

    menambah pengeahuan saya gan
    Posted by ahmad saadillah at 2016/01/08 12:19
    bagus sekali gan menambah ilmu nih
    Posted by fahri at 2016/01/08 12:27
    Sip no 5 penting tuh bgi indonesia.
    Posted by Bayuaji Hadiyanto at 2016/01/08 16:36
    wah ternyata indonesia telah mengumpulkan persiapan untuk mea nice gan
    Posted by ilhamshare at 2016/01/08 17:20
    Sepertinya indonesia akan mengalami kemajuan untuk kedepannya gan
    Posted by teddy juwandi at 2016/01/08 22:22
    indonesia sudah harus mulai berkembang, thanks sudah berbagi info
    Posted by Rianti Blogs™ at 2016/01/08 22:26
    Nice infonya mas saya sharwe
    Posted by Mas Bayu at 2016/01/08 22:31
    makasih infonya, mesti belajar bahasa inggris nih biar gak kalah sama bule :D
    Posted by Rizky Pratama at 2016/01/08 22:57
    Ane juga perlu siap-siap nih gan.
    Bentar lagi berasaing dengan orang seAsia dalam dunia kerja.
    Posted by Charis Fitriyanto at 2016/01/08 23:24
    Kita harus siap gan menghadapi MEA
    Posted by M Fairuzzadi at 2016/01/08 23:25
    Menurut saya perbaikan dan perkembangan jalur TIK itu salah satu yang paling penting gan. Nice info gan.
    Posted by Putra Phoenna at 2016/01/08 23:27
    GOGOGO Indonesia semangat
    Posted by Bayuaji Hadiyanto at 2016/01/08 23:44
    semoga persiapannya suksek gak sia-sia :)
    Posted by Leon Sion Turnip at 2016/01/08 23:56
    UNtuk Indonesia lebih baik
    Posted by pojok berita at 2016/01/09 00:35
    Ane cuma rakyat mendukung sajah gan, apalagi kalo persiapan tersebut bisa mengedepankan para petani dan nelayan :D
    Posted by Agus Trian at 2016/01/09 07:58
    Keren gan!
    Posted by Ujang Daniel at 2016/01/09 09:14
    Indonesia harus mempersiapkan dari segi infrastruktur... agar tidak mengecewakan.... nice postnya
    Posted by Mamduh hulaimi at 2016/01/09 09:15
    MEA itu ibaratnya 2 jalan yang satunya utk kemajuan dan satunya kemunduran.
    Bagaimana kita menyiapkan sesuatu yang lebih bersaing agar tidak kalah dari negara lain.

    Setuju banget dengan tips - tips akang ini. Sangat bermanfaat :)
    Posted by Amirul Darmawan at 2016/01/09 12:04
    mungkin ini akan menjadi tolak ukur perubahan bangsa kita agar menjadi yang lebih baik
    Posted by teddy juwandi at 2016/01/09 12:16
    iya nih. jangan sampai warga kita yang kalah saing di negara sendiri
    Posted by Bryan Mzrt at 2016/01/09 12:20
    Mantap lah,tapi menurut saya indonesia belum siap
    Posted by Dede Kurniawan at 2016/01/09 12:20
    Gogog AEC
    Posted by Bayuaji Hadiyanto at 2016/01/09 12:24
    Semangat Indonesia pasti bisa :D
    Posted by Alsela Cinda at 2016/01/09 12:56
    lumayan sedih kalau rupiah drop turun dimata dollar USD :v , tapi keren buat yang main IM
    Posted by Herwin Ariwin at 2016/01/09 12:57
    Indonesia ternyata sudah punya persiapan matang untuk mengikuti MEA ya,kita dukung aja deh
    Posted by evanhavidz at 2016/01/09 13:14
    Tidak hanya pemerintah,,tetapi seluruh masyarakat indonesia harus sudah siap menghadapi MEA
    Posted by Abdul Rouf at 2016/01/09 13:30
    Mantapp nih bagus
    Posted by dendromuda at 2016/01/09 14:39
    Nice Info gan
    Posted by Muhamad Cahyo Utomo at 2016/01/09 15:15
    wah bakalan seru nih, bersaing... hehehe
    Posted by bunz at 2016/01/09 16:35
    nice info gan, jadi mengerti nih
    Posted by rizqy at 2016/01/09 16:38
    nice info gan, jadi mengerti nih
    Posted by rizqy at 2016/01/09 16:39
    Betul Gan Kita harus mempersiapkan diri menghadapi MEA .nice inpo Gan
    Posted by koko at 2016/01/09 16:45
    memang sangat perlu ni persiapan karena indonesia sering kali berada di bawah rata2 walaupun cukup bagus untuk daerah asean :D
    Posted by Didie Qaedi at 2016/01/09 16:54
    Mantap gann,, artikelnya sangat menarik dan bermanfaat sekali, semoga bisa berguna :)
    Posted by Zeyn Mutaqin at 2016/01/09 21:08
    Indonesia harus siap gan untuk menghadapi MEA
    Posted by Muhamamd Fairuzzadi at 2016/01/09 22:10
    https://issuu.com/radamelfalcao4/docs/buy_levitra_online_without_prescrip
    Posted by AlysonOzv at 2017/10/30 04:00
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Persiapan Indonesia Dalam Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)
      Komentar(49)